Daftar Nababan Tarutung

BORSAK MANGATASI NABABAN

Selamat datang di blog Nababan :"HORAS MARTONGGO TU OPPUNG MULAJADI NABOLON" asa Horas hita....PARTOGI (PARSADAAN TOGA SIHOMBING)dan MARI BERSATU UNTUK MENDUKUNG RENCANA DRS NIKSON NABABAN MAJU DI PILKADA TAPANULI UTARA TAHUN 2013...Tuhan memberkati kita semua.
1. SANDAR NAGODANG NABABAN
2. TUAN SIRUMONGGUR NABABAN

Kamis, 26 November 2009

Hari Guru ke 65 SMK-1 Sipoholon

"Selamat Hari Guru ke 65, Semoga Bapak Ibu Guru Sukses Selalu, Pahlawanku Tanpa Tanda Jasa, Hidup Guru."

Baca selengkapnya...

Selasa, 24 November 2009

Banjir Bandang Dairi 2 Tewas

Sidikalang (Nababan) - Banjir bandang yang terjadi di Dusun Nabaor Desa Silalahi III (tak jauh dari lokasi Tugu Silahisabungan) Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi yang terletak persis di pinggiran Danau Toba, Minggu (22/11) sore meluluhlantakkan empat rumah warga dan menelan dua korban jiwa. Kerugian material akibat bencana itu ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.
Camat setempat P Sihaloho, Senin (23/11) mengatakan arus listrik di Silalahi sejak Minggu sore hingga Senin kemarin juga masih putus total. Kerusakan yang paling banyak adalah persawahan atau ladang milik masyarakat yang tidak bisa lagi diusahai karena terkena banjir, ujarnya saat melaporkan situasi kepada sejumlah pejabat Pemkab Dairi.
Keterangan diperoleh di lokasi kejadian, banjir bandang tersebut terjadi pada Minggu sore saat cuaca sedang hujan. “Sekitar jam empat sore dari arah perbukitan tiba-tiba muncul air membawa batu-batu besar serta pepohonan. Kejadiannya sebentar saja, paling cuma lima menit dan memang pas lagi hujan. Tapi begitu selesai, batu-batu besar sudah bertebaran di badan jalan,” ujar ibu boru Sidebang, seorang warga Silalahi III.
Terjangan air yang membawa kayu dan batu-batuan besar tersebut dengan cepat memporak-porandakan empat rumah warga yang terletak di bagian bawah atau dekat pinggiran danau, dua di antaranya saat itu tengah kosong. Tiga rumah permanen dan semi permanen yakni milik Jangapit Sagala, Jawaris Situngkir dan Klengkep Situngkir menjadi rata dengan tanah akibat sapuan banjir. Aliran banjir akhirnya bermuara ke danau.
Tiga warga sempat hanyut dan tertimbun longsoran dan dua di antaranya akhirnya tewas yakni Rosmauli br Sidebang (54) dan Ridwan Mandalahi (15). Ridwan yang menurut informasi tengah tertidur saat kejadian, jenazahnya ditemukan pada Senin pagi di reruntuhan bekas rumah orangtuanya. Jenazah keduanya kemudian dibawa ke Paropo, kampung halamannya.
Hingga Senin siang, petugas dari PU Bina Marga Kabupaten Dairi tengah berusaha membersihkan badan jalan dari batu-batuan besar yang berserakan di badan jalan Silalahi-Paropo. Praktis, hingga Senin siang jalur transportasi darat Silalahi (Dairi)-Paropo/Tongging (Tanah Karo) terputus, sehingga warga harus menggunakan sarana transportasi kapal atau perahu. Namun menjelang sore, diperoleh informasi Silalahi-Paropo sudah dapat dilalui tapi jalannya masih darurat.
Sejauh ini belum diketahui secara jelas penyebab terjadinya banjir bandang dari arah perbukitan tersebut, namun sejumlah pegawai kecamatan serta warga setempat bercerita pada saat kejadian memang ada angin puting beliung yang menyebabkan banyak kayu di bagian hulu tumbang.
Anggota DPRD Dairi asal Silalahi Dapotan Silalahi meminta perhatian serius pihak Pemkab atas kejadian tersebut dengan secepatnya tanggap terhadap kondisi dengan melakukan upaya-upaya rehabilitasi. Terlebih lagi pekan depan dijadwalkan berlangsung Pesta Tugu Marga Silalahi, ujarnya.
Tampak hadir dan melakukan kegiatan di lokasi antara lain Kasdim 0206/D Mayor Inf AS Marpaung bersama sejumlah staf termasuk Pasi Intel Dim Kapten Inf NG Tarigan, Selamat Sihombing, Mangumban Silalahi dan sejumlah kabid dan staf dari Pemkab, sedangkan pada Minggu malam puluhan personil Polres Dairi juga telah turun ke lokasi. (T14/m)
Baca selengkapnya...

Senin, 23 November 2009

Presiden Pastikan Kasus Bibit-Chandra di Luar Pengadilan


SILAHTURAHMI MEDIA MASSA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberi salam kepada sejumlah pemimpin redaksi media massa nasional seusai acara silahturahmi di Istana Negara, Jakarta, Minggu (22/11) malam. Kepala Negara melakukan dialog dengan para pemimpin redaksi media massa nasional mengenai berbagai isu nasional terkini termasuk kasus hukum Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah serta kasus Bank Century.
Baca selengkapnya...

Sabtu, 21 November 2009

Lho, Persoalan Insentif Guru Justru Muncul Setelah Dikucurkan!


MEDAN — Persoalan insentif guru dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menuai masalah justru setelah dicairkan ke kabupaten dan kota. Sejumlah guru bahkan melakukan mogok kerja karena mereka belum menerima insentif.

"Kami dengar masih ada masalah di sejumlah daerah. Khusus untuk Kota Pematang Siantar, kami mempertanyakan gejolak yang terjadi di sana. Surat klarifikasi sedang kami susun untuk kami kirim ke sana," ujar Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Edward Sinaga, Jumat (20/11), saat ditemui di kantornya.

Edward mengatakan, persoalan di sejumlah daerah mestinya tidak perlu terjadi karena seluruh dana sudah disalurkan. Kini, tahapan pencairan tinggal ada di kabupaten dan kota.

Menurut Edward, sejumlah persoalan itu muncul di Kabupaten Dairi, Nias Selatan, dan Kota Pematang Siantar. "Meski bukan urusan kami, tetapi gejolak di daerah tentang insentif ini perlu kami klarifikasi. Mereka juga tenaga pendidik yang harus diperhatikan," katanya.

Ke depan, nilai insentif guru akan bertambah, dari Rp 50.000 menjadi Rp 60.000 per orang per bulan. Dinas pendidikan saat ini tengah menyusun formula baru untuk mencegah penyimpangan terhadap pencairan ini. Dengan formula ini, dia mengatakan bahwa pencairan akan lebih selektif dari sebelumnya.

"Nanti penerima insentif ini harus mempunyai NUPTK (nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan) yang dikeluarkan Departemen Pendidikan," katanya.

Akan tetapi, bagi guru yang dalam proses penerbitan NUPTK, mereka tetap bisa mendapat insentif. Paling tidak, penerima harus bekerja dua tahun sejak Januari 2008 sampai Desember 2009.(Kompas)
Baca selengkapnya...

Sabtu, 14 November 2009

Kapolri Beri Pesan Moral kepada Jajarannya


JAKARTA - Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri memberikan pesan moral kepada seluruh jajaran Polri. Pesan ketegaran, kehormatan, dan pengabdian disampaikan di hadapan seribuan anggota Brimob saat ulang tahun Brimob ke 64 di Mako Brimob Kepala Dua, Depok, Sabtu (14/11).

Pesan dari pemimpin tertinggi tersebut seakan memberikan dorongan kepada seluruh bawahannya agar tetap tegar menghadapi opini negatif yang terus berkembang di masyarakat terhadap Polri. Dugaan rekayasa kasus Ketua KPK (nonaktif) Bibit S Riyanto dan Chandra M Hamzah, serta dugaan rekayasa kasus Antasari Azhar telah menghantam citra Polri.

Berikut kutipan pesan moral Kapolri :

"Jiwa Bhayangkara mewujudkan makna. Makna insan Tribrata sejati yang punya harga diri, punya martabat, punya kehormatan untuk mewujudkan kebenaran dan keadilan dalam pengabdian terbaiknya untuk masyarakat, bangsa, dan negara yang kucintai."

"Dengarkanlah tekadku yang lahir dari insan Bhayangkari sejati untuk tetap tegar menjaga diri, martabat, dan kehormatan demi Polri yang cintai dan banggakan. Aku bangga menjadi Bhyangkara negara. Aku menjiwai apa yang terpatri pada Tribatra dan Catur Prasetya. Tak akan mundur sejengkal pun untuk meninggalkan rumahku meski harus berkorban diri."

Kapolri kemudian menutup pesan singkat yang disampaikan untuk masyarakat. "Hujatan wujud tanda cintamu kepada kami," katanya. (Kompas)
Baca selengkapnya...

SMK-1 Sipoholon Sekolah Unggulan Tapanuli Utara

Sipoholon,(Nababan) - SMK 1 Sipoholon, menerima bantuan dari Dinas Pendidikan Propinsi Sumatera Utara, bantuan peralatan 4 unit komputer lengkap perangkatnya yang di terima PKS I Edukasi K Lumbantoruan, BA di ruang kerja Kepala Sekolah, di dampingi KTU SMK-1 Sipoholon R Nababan, AMd. SMK-1 Sipoholon satu-satunya SMK swasta unggulan di Tapanuli Utara dan merupakan sekolah favorit di Tapanuli Utara. Peralatan praktek di SMK-1 Sipoholon sudah lengkap dan jumlah siswa 560 orang, tenaga pendidik 38 yang berpengamalan dan berpendidikan S1, guru yang telah lulus sertifikasi 13 orang, guru yang lain masih dalam proses sertifkasi.
Baca selengkapnya...

Kamis, 19 Juni 2008

Foto Kenangan R Nababan



SINODE GODANG HKBP TAHUN 2008
MULAI TANGGAL 01 S/D 07 SEPTEMBER 2008
Acara untuk memilih :
01. Ephorus HKBP
02. Sekretaris Jenderal HKBP
03. Departemen Koinonia
04. Departemen Marturia
05. Departemen Diakonia
06. Praeses Distrik I sd XVI Baca selengkapnya...