Daftar Nababan Tarutung

BORSAK MANGATASI NABABAN

Selamat datang di blog Nababan :"HORAS MARTONGGO TU OPPUNG MULAJADI NABOLON" asa Horas hita....PARTOGI (PARSADAAN TOGA SIHOMBING)dan MARI BERSATU UNTUK MENDUKUNG RENCANA DRS NIKSON NABABAN MAJU DI PILKADA TAPANULI UTARA TAHUN 2013...Tuhan memberkati kita semua.
1. SANDAR NAGODANG NABABAN
2. TUAN SIRUMONGGUR NABABAN

Rabu, 13 Januari 2010

Motor Rusak, Gubernur Kalbar Tanpa Pengawal


PONTIANAK - Gubernur Kalbar Cornelis berangkat ke kantornya di Jl A Yani, Kota Pontianak, Rabu (13/1) tanpa pengawalan. Tak seperti biasanya, mobil dinas KB-1 itu tak dikawal oleh dua unit motor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), saat tiba sekitar pukul 10.45 WIB.


Begitu tiba, Cornelis yang disertai ajudan, pengawal, dan sopir segera naik ke ruang kerjanya di lantai dua kantor tersebut. Ternyata, ketiadaan pengawalan tersebut akibat dua unit motor Satpol PP tersebut rusak.

Kepala Satpol PP Provinsi Kalbar, Moses Ahie, yang saat dihubungi sedang di Jakarta, mengatakan, sudah memerintahkan sfatnya untuk mengantarkan motor tersebut ke bengkel.

"Kedua motor itu sedang rusak. Biaya untuk service dua biji motor itu sampai Rp 10 juta, cukup besar juga," kata Ahie melalui telepon sakunya.

Belum bisa dipastikan sampai kapan kedua sepeda motor itu harus diperbaiki. Jarak antara Pendapa dengan Kantor Gubernur sekitar 1,5 kilometer.

Selain pengawalan dari kediaman menuju kantor, kedua motor itu juga yang mengawal kunjungan dinas dalam kota. Kedua motor itu merupakan modifikasi dari satu merek kendaraan dengan ukuran mesin masing-masing 225 CC.

Moses mengatakan, telah mengusulkan penganggaran untuk dua kendaraan baru pada RAPBD 2010. Besaran yang diajukan hanya sekitar Rp 100-an juta untuk dua unit motor, yang nantinya dimodifikasi menjadi standar kendaraan pengawalan.

Kepala Humas dan Protokol Pemprov Kalbar, Johannes Numsuan Madsun, mengatakan kebiasaan selama ini, pengawalan kendaraan memang dilakukan Satpol PP. Terkait ketiadaan pengawalan di jalan, bukan di bawah kewenangannya.

"Kalau bagian protokol hanya terbatas pada tata ruang, tata waktu, dan tata upacara," ujar Numsuan. (*)
Baca selengkapnya...

Yanto dan Yono Terjungkal karena Hasrat Seksualnya


MALANG Mudahnya mengakses film porno di internet atau ponsel dapat mengilhami remaja berbuat mesum. Salah satunya adalah Yanto (15), warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Ngantang.


ABG lulusan SMP ini tega menyetubuhi anak balita, sebut saja Luna (bukan nama sebenarnya), bocah berusia tiga tahun setelah menikmati tontotan porno di internet. Aksi asusila Yanto ini dilakukan di rumah tetangganya, Kamis (7/1/2010). Sebagai ganjaran, Yanto mendekam di sel Polres Malang.

Kepada petugas, pengangguran itu mengaku awalnya ia iseng pinjam ponsel temannya. Yanto menonton film porno yang disimpan di ponsel itu. Pada saat otaknya dikuasai nafsu, dia melihat Luna bermain ke rumah tetangganya.

Yanto menguntit Luna. Saat Luna tiduran di lantai rumah tetangganya sambil nonton televisi, Yanto mendekat dan langsung berbuat tak senonoh. Seusai memerkosa, Yanto pulang.

Kasus itu terungkap setelah orangtua Luna curiga karena anaknya terus meringis kesakitan setiap akan buang air kecil. Dari mulut mungil Luna, meluncur pengakuan yang membuat orangtua Luna marah. Selanjutnya, kasus ini dilaporkan ke Polsek Ngantang dan kemudian ditangani Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang.

Pada hari yang sama, di Keluaran/Kecamatan Dampit juga terjadi pencabulan oleh bapak beranak satu, Yono (25), terhadap Maya (sebut saja demikian) yang juga berasal dari Dampit. Buntutnya, Yono kini satu sel dengan Yanto di Polres Malang.

“Kasus ini terungkap setelah korban yang berusia 17 tahun itu melapor karena tak terima dipaksa berbuat tak senonoh oleh pelaku,” kata AKP Kusworo Wibowo, SH, Kasat Reskrim Polres Malang, melalui Iptu Parikesit, Kanit PPA, Selasa (12/1/2010).

Kasus ini bermula dari perkenalan Yono dengan Maya setahun lalu. Kamis siang lalu, Yono mengajak Maya bertemu. Pelaku mentraktir dengan mengajak korban mempercantik diri di salon.

Sehabis menata rambut di salon, korban diajak jalan-jalan. Singkat kata, pelaku mengajak check in ke sebuah penginapan di Kecamatan Dampit. Pelaku pun mulai berbuat nakal dan meminta Maya melayani aksi cabulnya. Saat mengantarkan Maya ke rumahnya, Maya melapor kepada orangtuanya. Pelaku langsung diinterogasi keluarga Maya dan mengakui semua perbuatannya.
Baca selengkapnya...

15 Januari, Saksikan Gerhana Matahari Terlama Milenium Ini


BANDUNG - Setelah gerhana bulan di awal tahun 2010, publik di Indonesia akan disuguhkan peristiwa alam lainnya yang unik, yaitu gerhana matahari cincin pada Kamis (15/1/2010) mendatang. Bahkan, ini bakal menjadi gerhana matahari paling lama di milenium ini.


Gerhana yang diperkirakan berlangsung sebelas menit delapan detik ini akan melewati Afrika bagian tengah, Samudera India, dan sebagian wilayah Indonesia. Titik maksimum gerhana hanya akan terjadi di Samudera Hindia, tetapi masyarakat di tinggal antara lain di Afrika tengah, Kenya, China, dan Myanmar bisa melihat fase gerhana cincin. Adapun total jalur penumbra gerhana ini mencapai 333 kilometer.

Sayangnya, di Indonesia, masyarakat gerhana ini hanya terlihat parsial atau sebagian saja sehingga tidak akan terlihat berbentuk seperti cincin saat puncaknya. Hanya sedikit bagian Matahari yang tertutup bayang-bayang Bumi, tak lebih dari 10 persen. "Kecuali, di Aceh yang mungkin bisa 50 persen," tutur Clara Yatini, Kepala Bidang Matahari dan Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Rabu (13/1/2010).

Wilayah di Indonesia yang bisa melihat gerhana matahari ini adalah di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan, dan sebagian Sulawesi. Proses gerhana yang dimulai dengan masuknya bayang-bayang bulan di permukaan bumi akan dimulai Pukul 14.39 WIB. Puncak gerhana akan terjadi pada 15.55 WIB.

Gerhana matahari yang selama ini, lebih dari 11 menit, baru akan kembali terjadi pada 1.033 tahun kemudian, yaitu tepatnya di tahun 3043. Menurut catatan, gerhana matahari selama ini hanya dikalahkan pada peristiwa tahun 1992 yaitu dengan waktu 11 menit 41 detik. (Kompas)
Baca selengkapnya...

Selasa, 12 Januari 2010

Firefox 3.6 Release Candidate Sudah Tersedia


JAKARTA - Browser Firefox terbaru versi 3.6 yang disebut Namoroka sudah tersedia dalam status release candidate (RC) mulai Senin (11/1/2010). Publik dapat mendownload dari situs Mozilla untuk mencicipi fitur-fitur dan kemampuan baru yang disediakan.


Meski masih jauh dari versi finalnya, Firefox 3.6 RC sudah dilengkapi kemampuan baru dibandingkan versi sebelumnya yang berguna baik untuk pengguna maupun pengembang. Antara lain mesin JavaScript yang lebih kencang, Personas untuk mengatur tema tampilan, fitur web location, serta open video, audio, dan font.

Tidak seperti versi betanya yang mungkin masih banyak bug dan kelemahan, versi RC sudah lebih aman untuk digunakan untuk aktivitas browsing setiap saat. Lrbih dari 70 bug telah diperbaiki dalam lima kali versi beta sebelum dikeluarkannya versi RC ini.

"Sebagai release candidate, berarti sudah stabil dan aman untuk digunakan berselancar di web setiap hari dan menunjukkan fitur-fitur dan konten yang akan tersedia pada versi final," ujar Mozilla dalam blog resminya seperti dilansir situs PC Magazine.

Dalam pernyataannya, Mozilla juga menjamin bahwa 75 persen program ekstensi Firefox sudah bisa berjalan pada Firefox 3.6.
Baca selengkapnya...

Jumat, 08 Januari 2010

Mantan Gubernur Sumut Maju Jadi Calon Wali Kota Medan


MEDAN - Mantan Gubernur Sumatera Utara Rudolf Pardede memastikan maju menjadi calon wali kota Medan melalui jalur perseorangan atau independen. Rudolf, Jumat (8/1/2010), sekitar pukul 16.00, menyerahkan dokumen dukungan jalur perseorangan berupa foto kopi kartu penduduk sebanyak 90.008 ke Komisi Pemilihan Umum Medan.


Selain dokumen dukungan calon perseorangan yang melebihi ketentuan persyaratan, keseriusan Rudolf maju menjadi calon wali kota, juga tergambar dari calon pasangan wakil wali kota yang digandengnya. Rudolf memilih mantan Penjabat Wali Kota Medan, Afifuddin Lubis sebagai pasangannya.

Rudolf yang datang ke KPU Medan disertai puluhan tim suksesnya, mengungkapkan, motivasinya maju menjadi calon wali kota adalah ingin menjadikan Medan sebagai kota Megapolitan yang layak huni. "Di Australia, ada wali kota keturunan Tionghoa yang mampu menjadikan kotanya sebagai kota layak huni tiga tahun berturut-turut. Saya termotivasi untuk menjadikan Medan sebagai megapolitan yang layak huni," ujar Rudolf.

Karir politik Rudolf di Sumut sebenarnya cukup lengkap. Selain pernah menjabat Gubernur, Rudolf tercatat pernah menjadi wakil gubernur, anggota DPR/MPR. Saat ini Rudolf juga masih tercatat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Sumut.

Rudolf juga tercatat pernah menduduki sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, sebelum jabatannya dilengserkan karena ngotot maju menjadi calon gubernur dalam pilkada Sumut 2008 lalu, sementara PDI Perjuangan memilih mantan Pangdam I Bukit Barisan Tritamtomo sebagai calon calon gubernur.

Rudolf mengungkapkan, tak masalah karir politiknya turun dari Gubernur Sumut menjadi calon wali kota Medan. Dia mengatakan, sebagai warga Medan, dia merasa mampu membenahi kotanya menjadi lebih baik. "Tak masalah, toh ada mantan menteri yang juga berhasil menjadi wali kota," katanya.

Pilihan Rudolf terhadap Afifuddin sebagai pasanganya sebenarnya cukup mengejutkan, mengingat sebelumnya justru mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Muhyan Tambuse yang digadang-gadang bakal dipinang Rudolf. Afiffudin tercatat pernah menjadi bawahan Rudolf saat menjadi Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumut. "Pengalaman Afifuddin sebagai birokrat dan mantan Penjabat Wali Kota Medan saya pikir sangat berguna untuk mendampingi saya mengambil putusan," katanya.

Afifuddin sendiri mengaku sangat terhormat dipilih Rudolf sebagai pasangannya. "Pak Rudolf orang yang besar di rumah nasionalis, saya merasa terhormat dipilih oleh beliau," katanya. (Kompas)
Baca selengkapnya...

Calo CPNS Gentanyan di Labura

Labura (Nababan) - Para calo yang mengaku mampu mengurus menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui jalur penyisipan “gentayangan” menjumpai peserta ujian CPNS tahun 2009 yang tidak lulus seleksi di Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura). Calo tersebut mematok tarif Rp.120 juta untuk satu orang calon bagi lulusan S1 (Strata.1)

A.Suroyo (33) warga Kecamatan Na IX – X, Kabupaten Labura, kepada SIB, Rabu (6/1) mengatakan, akhir Desember lalu, ada oknum yang datang ke rumahnya. Dia mengaku mampu memasukkan keluarganya yang kalah testing tahun 2009 lalu menjadi CPNS, dengan catatan membayar uang Rp. 120 juta. Uang tersebut harus dibayar separuh dan sisanya dibayar setelah SK (Surat Keputusan) terbit Maret 2010.
Oknum tersebut mengaku, mereka disuruh salah seorang oknum pejabat yang mampu mengurus menjadi CPNS dan jumlahnya untuk Kabupaten Labura sebanyak 30 orang. “Namun, saya menolak tawaran itu, sebab saya tak percaya dengan janji itu,” kata Suroyo.
Hal senada juga dikatakan Suardi (35) warga Kecamatan Na IX – X. “Saya pun pernah didatangi oknum yang mengaku mampu mengurus CPNS melalui jalur penyisipan,dengan tarif Rp.150 juta.Tapi,tawaran itu saya tolak, sebab uangnya terlalu besar,lagi pula tidak ada jaminannya,” ujarnya.
Sekda Kabupaten Labura Amran ketika dikonfirmasi wartawan melalui SMS ( Layanan pesan singkat) Kamis (7/1) tidak merespon,meski pesan terkirim.(Tim)
Baca selengkapnya...

Rabu, 23 Desember 2009

Penerimaan CPNS Nias Barat Bermasalah

Medan (Nababan) - Kelompok LSM, Pers, mahasiswa, masyarakat dan para pelamar CPNS Nias Barat yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Nias Barat (Agrenisbar) mendukung sepenuhnya surat Menteri Negara PAN agar permasalahan CPNS di Nias Barat diteliti dan diverifikasi.


Dukungan itu dikatakan Yason Hulu, Atoni Waruwu, Sawato Gulo dan Farianus Gulo dari Agrenisbar. Mereka sengaja datang ke Kantor SIB Medan untuk mengatakan dukungan itu seraya memberikan fotocopy surat Menteri Negara PAN tersebut, Selasa (22/12).
Surat Menteri Negara PAN yang ditujukan kepada Kepala Badan Kepegawaian Negara di Jakarta dan tembusan kepada Menteri Negara PAN dan RB sebagai laporan, Gubsu, Bupati Nias Barat, Bupati Nias Utara, Walikota Gunungsitoli, Kanreg BKN di Medan dan DPRD Nias bernomor B/134/M.PAN-RB/12/2009 tertanggal 17 Desember 2009.
Surat tersebut selain mengarahkan untuk meneliti dan memverifikasi permasalahan, juga untuk memperoleh data dan informasi yang akurat seagai bahan tindak lanjut dalam pengambilan keputusan. Karena itu perlu peninjauan lapangan oleh BKN dan Kanreg BKN setempat, bersama Kementerian Negara PAN dan RB dan Gubsu.
Sambil menunggu penyelesaian diharapkan tidak menerima usulan pemberkasan dan tidak menetapkan nomor induk pegawai bagi pelamar CPNS tahun 2009 di Nias Barat. Hasil penelitian dan verifikasinya agar dilaporkan ke Menteri Negara PAN dan RB untuk bahan pengambilan keputusan.
Menurut Atoni Waruwu, Yason Hulu, Sawato Gulo dan Farianus Gulo awal terjadinya permasalahan CPNS di Nias Barat adalah penetapan nama-nama pelamar yang dinyatakan lulus ujian. Nomor peserta tidak sesuai dengan namanya dan begitu juga sebaliknya. Seperti Nomor yang lulus ujian 03-01-06-01-3084 atas nama Okniel Zebua padahal seharusnya atas nama Farianus Gulo Formasi S1 B Inggris SMP dan masih banyak lagi.
Selain beberapa aksi demo dari Agrenisbar, kasus ini juga telah dilaporkan ke Kapoldasu, Kejatisu dan Gubsu. Agrenisbar sangat mengharapkan agar Menteri Negara PAN menanganinya dengan serius sehingga tercipta pemerintahan di Nias Barat yang bersih dan transparan.(Pr4)
Baca selengkapnya...